Hari yang dinanti-nantipun akhirnya tiba.Betapa hati riang dan gembira.akan bertemu sanak saudara.melepas rindu didalam jiwa.Hohoo..wowowo...Koq gue malah nyanyi-nyanyi jaga jelas gini,mending kalo suara gue bagus,nah ini kaya kaleng rombeng.Pasti yang baca pada tutup telinga nih.Ya kan,..??(maaf yak tadi ada pengamen di kosan gue,jadi ikutan nyanyi-nyanyi kaga jelas deh gue).Balik lagi kecerita.Masih mau lanjutkan..?Masih mau kaga nih,..??kalo masih mau lanjut tolong jaga keamanan bersama,jangan ada yang berbuat rusuh(alah..apasih,malah kaya petugas keamanan acara dangdutan dikampung.ahsudahlah,..kalo nglantur mulu gini kapan selesai ceritanya).Tuh kan jadi lupa tadi sampe mana.
Akhirnya waktunya mudik telah tiba.Jam 22:05 gue ngejemput temen di tempat yang udah kita sepakati untuk bertemu.Jam 22:30 gue udah sampe di tempat tersebut dan tanpa menyia-nyiakan waktu lagi kami pun langsung memulai perjalanan.Kami akan menempuh perjalanan sekitar 12 jam dalam keadaan normal.Tapi dimusim mudik seperti ini akan memakan waktu dua hingga tiga jam lebih lama.Maklum kampung kami emang jauh dari sini,harus menyeberangi lautan.Karena gue baru pertama kali mudik pake motor,maka dariitu temen gue yang bertugas pegang kendali alias jadi joki,sedangkan gue duduk manis
Suasana di dalam kapal cukup ramai,sehingga banyak penumpang yang tidak mendapatkan tempat duduk,termasuk kami.Akhirnya kami naik keatas dan duduk di lantai beralaskan koran bekas yang kami beli sewaktu antri tiket tadi.Karena malam hari kami tidak bisa mengabadikan momen di atas kapal (padahal gue ingin banget selfie,tapi sayang kualitas kamera gue kaga ngedukung).Namun bagi mereka yang membawa kamera dengan kualitas hight tentunya tidak melepaskan momen-momen di atas kapal.Karena kami tidak membawa bekal makanan,akhirnya kami putuskan membeli cup mie sebagai menu makan malam kami.Setelah selesai makan,tak lupa kami membakar pundi-pundi rupiah yang kami kumpulkan selama satu bulan (ini nih kebiasaan buruk cowok,smoking anytime,smoking everywhere).Setelah acar bakar membakar daun tembakau,kami putuskan untuk tidur."Tettt..Tett..!!" Suara sirine kapal yang menandakan bahwa kapal akan segera merapat dipelabuhan Bakauheuni membangunkan kami.Gue lirik jam di hp menunjukkan pukul 05:30.Itu berarti perjalanan kapal tidak mengalami keterlambatan.Setelah cuci muka dan tak lupa buang air,kami pun segera turun ke lantai bawah yang menjadi tempat parkir kendaraan.Pukul 05:45 pintu kapal mulai terbuka dan penumpangpun mulai berhamburan keluar seperti lebah yang dihancurkan sarangnya.
Sudah tujuh jam lebih waktu yang kami tempuh dalam perjalanan,namun untuk sampai kerumah masih membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam lagi.Gue memang tinggal dikampung yang jauh dari kota.Untuk ke kota terdekat memakan waktu sekitar 45 menit mengendarai motor dengan kecepatan rata-rata 80km/jam.Namun dengan kondisi jalan di kampung gue yang rusak parah (sebenernya kaga bisa disebut jalan juga sih,soalnya bukan lagi berlubang,tapi membukit dan menjurang,karena lubangnya sangat dalam
Nyaman sekali rasanya tidur dikamar sendiri yang super duper bersih (keadaannya berbanding terbalik dengan kosan gue yang udah kaya berabad-abadtak berpenghuni).Akhirnya gue pun terlelap dalam pelukan sang mimpi.Gue bermimpi seakan-akan sedang tidur dikamar rumah gue (eh,..emang ini kamar gue,bukan mimpi kali gue,tapi mabok,..mabok perjalanan).
Itulah sedikit pengalaman gue waktu pertama kali mudik menggunakan motor.Meskipun harus antri untuk mendapatkan tiket masuk ke kapal,pinggang rasanya seperti penderita encok dan bokong rasanya seperti duduk di bara api.Tapi itu menjadi pengalaman tersendiri buat gue.Menjadi pembelajaran penuh arti,bahwa akan selalu ada hal indah dari setiap perjuangan panjang kita.
Terima Kasih masih mau baca tukisan gue yang acakadut ini.Karena gue bukan seorang penulis,tentunya banyak sekali kekurangan di dalam tulisan ini.Silahkan tinggalkan kritik dan saran dikolom komentar.Karena kritik dan saran dari kalian bisa membantu gue untuk bisa menulis lebih baik lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar