EA-Mine.com - Cloud mining cryptocurrency

Sabtu, 14 Mei 2016

Hari Minggu lagi

Sebelum nulis tulisan ini, tadi gue sempetin liat-liat isi blog gue. Ternyata diblog gue ini, banyak banget tulisan gue dengan judul yang sama, yaitu malem Jum'at, malem Minggu dan hari Minggu. Sengenes itukah kejombloan gue?

Perlahan senja menampakkan wajahnya dengan sedikit malu-malu. Semburat cahaya keemasan mulai tampak diufuk barat. Kokok ayam jantan bersahut-bertaluan. Tanda akan segera dimulainya segala aktifitas dan rutinitas dunia.

Bangun pagi dengan perut keroncongan. Karna gue kurang suka dengan keroncongan, jadi gue ganti dengan rockeran. Ini semua gegara semalem gue begadangan dan kaga makan. Dengan terpaksa, gue embat juga nasi sisa semalem. Meskipun hanya nasi doang, yang penting perut kenyang.

Dengan ditemani lagu stairway to heaven miliknya led zeppelin serta sebatang rokok dan secangkir kopi untuk bersiap menyongsong pagi. Meskipun banyak orang yang mengatakan bahwa lagu tersebut sebagai bentuk pemujaan terhadap setan, tapi buat gue, persetan dengan itu semua. Lagu ini mampu memberikan kedamaian dipagi yang penuh dengan dengki.

Mengawali pagi ini dengan perasaan dongkol. Niat gue mau lihat-lihat buku diplaystore, namun apadaya gue harus nge_upgrade playbook dengan versi terbaru. Padahal kapasitas hp gue terbatas. Buat online bbm bentar aja udah dapet peringatan "memori internal hampir penuh". Terus gimana gue mau memperbaharui versi. Yang ada harus memperbaharui hp dulu.

Udah dari semalem gue rencanain buat baca-baca diplaybook hari ini. Karna kebetulan, do'i hari ini ikut tantenya belanja ke Tanah Abang. Bilangnya sih mau beli celana dalem dengan gambar wajah gue. Padahal celana dalem macem itu belum diproduksi secara masal. Baru gue sendiri yang pake. Rencananya gue mau baca-baca buku diplaybook sebagai bahan referensi untuk tulisan-tulisan gue. Mau ke gramed kaga punya ongkos, soalnya. Tapi apadaya, ternyata hp gue kaga bisa buat buka playbook.

Daripada galau, gue iseng baca-baca tulisan gue sendiri diblog. Ternyata masih banyak kekurangan disana-sini. Mulai dari penggunaan kata atau kalimat yang kurang tepat, hingga tanda baca. Sepertinya gue masih harus banyak belajar lagi. Nulis diblog aja belom bener, gimana mau nulis buku? Itulah kenapa gue demen banget baca. Karena selain sebagai bahan referensi, juga sebagai materi pembelajaran buat gue. Karena gue emang kaga ada latar sebagai penulis. Gue hanya belajar dari buku-buku yang gue baca dan tanya sana-sini dengan orang yang mempunyai pengetahuan tentang dunia tulis-menulis.

Dulu gue rutin baca-baca diplaybook. Tentunya hanya contoh gratis yang gue baca. Walaupun hanya sedikit, tapi paling kaga, bisa ngebantu gue dalam proses belajar dan pengembangan kreatifitas gue dalam dunia tulis-menulis. Tapi semenjak hp gue almarhum, gue udah kaga pernah baca-baca lagi.

Kegiatan gue hari ini hanya bengong seharian. Karna ditinggal do'i bersenang-senang. Bingung. Mau ngapain. Akhirnya gue berjalan-jalan dipinggir selokan. Berharap nemu uang sekarung diselokan. Tadinya mau sekalian bawa pancing. Jadi bisa sekalian mancing sambil menunggu uang sekarung hanyut diselokan. Siapa tau juga dapet ikan. Lumayan, buat lauk makan malem.

Tadi gue sempet baca salah satu meme yang bunyinya seperti ini, "Aku akan selalu mencintaimu. Hingga si bisu berkata kepada si tuli, bahwa si buta melihat si lumpuh berjalan". Setelah membaca tulisan tersebut, gue termenung. Akankah keinginan gue untuk bisa menulis buku akan menjadi hal yang mustahil untuk diwujudkan? Akankah gue baru bisa menulis buku setelah si bisu berkata kepada si tuli, bahwa si buta telah melihat si lumpuh berjalan? Tapi sebagai manusia, gue hanya bisa terus belajar dan berusaha. Apapun hasilnya, sukses ataupun gagal, paling kaga gue udah pernah berusaha mati-matian untuk kaga kalah dengan keadaan. Sukses bukan hanya hasil gemilang yang kita raih. Tapi juga proses untuk meraih itu semua. Karena sebuah proseslah yang akan mengantarkan kita menuju gerbang kesuksesan. Sekalipun gue gagal pada akhirnya, tapi gue akan berkata pada diri gue sendiri, bahwa gue telah sukses dengan kegagalan gue. Karna gue udah berani melawan rasa takut untuk melangkah memulai sebuah proses. Dengan berani melangkah, itu tandanya gue udah siap untuk terjatuh. Dan dengan terjatuh, gue akan belajar untuk bisa bangkit dan melangkah lagi. Proses bagaikan sebuah perjuangan, yang tentunya akan berpeluh-peluh, berdarah-darah dan penuh air mata.

Perlahan senja kembali keperaduan. Diufuk timur nampak cahaya keemasan. Pertanda akan diakhirinya segala kegiatan hari. Langit biru perlahan berubah menjadi hitam pekat. Bintang-bintangpun mulai bermunculan menghiasi gelapnya malam. Saatnya untuk mengistirahatkan raga maupun otak yang telah diperah seharian. Nyanyian binatang malam, mengantarkan jiwa yang kesepian kembali kealam impian. Selamat malam, kawan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar