Kemunafikan terlahir dari rasa enggan mengakui kekalahan. Padahal, setiap kita memiliki titik lemah. Seharusnya kita sadar akan hal tersebut. Tetapi kita merasa malu jika dihadapkan dengan yang namanya kekalahan. Sedangkan kita sadar, kita bukanlah superhero yang selalu menang dalam menumpas kejahatan.
Sebagian dari diri kita, menganggap kekalahan adalah hal yang memalukan. Tetapi seharusnya, kaga perlu membuat kita menjadi orang yang munafik. Seharusnya kekalahan menjadi bahan evaluasi, agar kita bisa belajar untuk memulai langkah baru yang jauh lebih hebat dari sebelumnya. Sebuah langkah yang cerdas. Langkah yang lebih tepat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar