Sebelumnya, gue mau ucapin terimakasih buat temen gue ienor, alias ie..norak yang udah berbaik hati mau berbagi blog dengan gue. Ehh,.. Gak berbagi, deng. Orang gue bayar, koq. Ienor kan pelit. Kembalian Rp 15 di Indomampet pun ditagih.
Sebelumnya, perkenalkan. Nama gue Ima. Saat ini gue berada di Taiwan dengan profesi sebagai pengurus Jompo. Tapi gue gak pernah malu dengan profesi gue. Karena gue ngelakuin ini, semata hanya untuk buah hati tercinta. Hazna maullidya. Buah cinta gue.
Hidup disini gak mudah. Gue hanya tinggal berdua dengan orang lumpuh yang udah gak bisa ngapa-ngapa. Jadi gue harus selalu siap sedia disisinya. Yaelah,.. Udah kayak sama suami aja. Gue gak bisa keluar rumah sesuka hati.
Tak jarang gue ngerasa sedih hidup disini. Tak jarang juga gue rindu keluarga kecil gue. Tapi gue harus tabah. Gue harus kuat ngejalani ini. Terkadang gue kangen keluarga kecil gue. Terlebih lagi seperti malem ini. Malem takbiran. Sumpah,..!! Rasanya ingin menangis. Namun apadaya, airmatapun tak sanggup merubah segalanya.
Disini, gue ingin menulis tentang perasaan seorang ibu, yang terpisah jauh dari sang buah hati tercinta. Setiap kali gue liat anak kecil, gue selalu ingat uli, buah hati gue tercinta. Ingin rasanya, mengajaknya jalan-jalan. Menghabiskan waktu bersama. Namun apa daya, jarak terlalu jauh untuk melakukan itu semua.
Satu harapan yang tersimpan didalam hati buat buah hati. Semoga uli gak pernah malu, punya mamah yang cuma bekerja seperti pembantu. Mamah harap, uli gak malu punya mamah yang berprofesi sebagai pengurus orang jompo. Mamah bukan pengemis. Mamah tidak mencari uang dengan cara kotor. Mamah juga bukan koruptor.
Uli tau? Sebenernya mamah selalu ingin ada didekat uli. Membacakan dongeng sebelum uli tidur. Mengantar dan menjemput uli sekolah. Bersenda gurau bersama uli. Tapi mamah mohon maaf. Untuk saat ini, mamah gak bisa ngewujudin itu semua. Tapi percayalah, apa yang mamah lakukan saat ini, semua buat uli. Mamah sayang uli. I love you, sayang. Peluk dan cium dari jauh buat uli. Tumbuhlah menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Menjadilah anak yang bermanfaat bagi lingkungan disekitar uli. Dan jadilah anak yang dapat membanggakan ibu pertiwi.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusCerita atau kisah nyata nih?! Sedikit mengharukan..
HapusAku juga gak bisa pulang ke rumah, ngumpul bareng keluarga. Duh, jadi kangen..
Itu kisah temen q yg jadi tkw d taiwan. Mhon do'a, mg dy d bri kesehatan n keselamatan.
HapusItu kisah temen q yg jadi tkw d taiwan. Mhon do'a, mg dy d bri kesehatan n keselamatan.
Hapus