Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 70 tahun. Semoga semakin jaya!
70 tahun sudah, Indonesia merdeka. Tapi, apakah kita telah merasakan Kemerdekaan yang sesungguhnya? Sudahkah kita bisa move on dari bayang-bayang mantan? Eh,.. Itu sih gue. Untuk yang terakhir, tolong di skip aja.
Hari kemerdekaan bukan hanya menjadi ajang pesta rakyat. Namun lebih dari itu. Hari kemerdekaan adalah simbol perjuangan pahlawan-pahlawan kita dalam upaya mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Hari ditanggal ini. 70 tahun lalu. Bapak Proklamator kita. Yaitu Bung Karno dan Bung Hatta. Telah memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia Tercinta. Tentunya bukan hal mudah untuk mewujudkan itu. Banyak darah tertumpah. Banyak nyawa melayang. Lalu apa artinya perjuangan mereka, para pahlawan-pahlawan kita? Jika kita hanya menjadi jiwa pemalas. Jika kita melupakan sejarah Bangsa sendiri. Jika kita hanya bisa bilang, "Cyuz,.. Miapah?!"
70 tahun kita telah merasakan kemerdekaan. Tapi masih banyak ketidakpedulian yang kita lihat diseluruh pelosok negri. Rakyat yang tidak bisa sekolah. Rakyat yang tidak bisa berobat. Apakah semua itu hanya jadi tontonan diacara berita buat kita? Sudah saatnya kita saling peduli, satu dan yang lainnya. Berdiri dibawah Sang Saka. Berjalan ditanah Ibu Pertiwi. Bukan bercerai-berai. Saling perang antar sesama. Apalagi perang antar jomblo. Ehh,..
Moment peringatan Kemerdekaan ini. Hendaknya bisa kita jadikan simbol semangat untuk membawa Indonesia yang lebih baik lagi. Menjadi simbol kekuatan untuk Indonesia yang lebih maju. Indonesia yang lebih makmur. Menjadi simbol perjuangan untuk menghapus praktek KKN di Indonesia tercinta. Dan juga, menjadi simbol perlawan terhadap para "taken" yang selalu menghina jomblo. Untuk yang terakhir, sepertinya angan-angan gue aja. Jadi mending dihapus.
70 tahun Indonesia Merdeka! Namun, sudahkah kita mencintai Indonesia dengan cinta yang sesungguhnya? Sudahkah kita memberikan kontribusi terbaik kita untuk negara kita tercinta? Sudahkah kita membanggakan Ibu Pertiwi? Sudahkah kita direstui calon mertua? Ahh,.. Sepertinya ini sih gue yang udah kebelet nikah.
Merdeka bukan hanya sekedar lepas dari penjajah. Namun lebih dari itu. Merdeka dari kemiskinan. Merdeka dari perbudakan Modern. Merdeka dari kesengsaraan. Sudahkah saudara-saudara kita merasakan itu semua? Sudahkah? Sudahkah kita sarapan bubur pake garpu pagi ini? Ehh,.. Gimana,.. Gimana.
Diusia yang ke 70 tahun ini. Semoga kita semua bisa menjadi jiwa yang peduli. Jiwa yang jujur. Jiwa yang sadar, akan arti Bhinneka Tunggal Ika. Bukan jiwa pengecut. Bukan jiwa pecundang. Bukan juga jiwa yang hanya bisa diam, ketika banyak saudara-saudara kita yang teraniaya, terdzolimi, dirampas hak-haknya sebagai warga negara. Maka dari itu, bersatulah wahai saudara-saudaraku setanah air tercinta. Karena Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tapi tanggung jawab kita semua. Salam Kemerdekaan.
Merdeka!!
Nb: Selamat ulang tahun, Pah. Semoga selalu diberikan kesehatan. Panjang umur. Selalu dalam lindungannya. Dan menjadi sosok tauladan buat anak-anak dan mamah. Amin.
Nb: Selamat ulang tahun, Pah. Semoga selalu diberikan kesehatan. Panjang umur. Selalu dalam lindungannya. Dan menjadi sosok tauladan buat anak-anak dan mamah. Amin.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar