EA-Mine.com - Cloud mining cryptocurrency

Rabu, 18 Maret 2015

DIJAH YELLOW



          Sory gaes, demi kenyamanan bersama, terpaksa poto diatas harus disensor. Dikhawatirkan akan banyak orang yang muntah melihat foto tersebut diatas.


          Makhluk dari spesies mamalia Manusia purba berjenis kelamin wanita ini, tak lepas dari yang namanya sensasi. Meskipun dirinya bukanlah seorang selebriti, namun sensasi yang ditimbulkan selalu berhasil menyedot perhatian khalayak pengguna akun sosmed. Nama aslinya Siti Khadijah. Kalo kaga salah sih begitu, soalnya gue bukan pegawai pencatatan sipil ataupun  dukun beranak yang menangani proses pembrojolan dirinya. Dijah Yellow sebenernya hanyalah gadis biasa. Namun ke-pede-annya yang tingkat dewa, yang menurut gue nyaris membuat dia seperti orang gila. Telah mengubahnya menjadi sosok yang begitu fenomenal di dunia gaib sosmed. Gue sebenernya kaga begitu paham dengan yang namanya Dijah Yellow. Namun setiap kali buka akun Twitter gue, nama tersebut selalu muncul di TL gue. Sehingga membuat gue penasaran, dan menyeret gue ke lembah dosa untuk Stalk akunnya. Pertama kali gue stalk akunnya. Wow! Itulah yang terucap dari bibir monyong gue. Semua yang ia tulis membuat diri ini terpana, bahkan nyaris pinsan. Mulai dari kebenciannya terhadap artis-artis ibu kota ataupun manca negara. Hingga pengakuannya yang menyebut dirinya sebagai kekasih dari Mastin Bibir. Itu sungguh membuat gue muntah batu akik. Hingga kata-kata kaga penting lainnya yang ia tulis penuh dengan kesombongan. Sungguh Wow!!

          Dan belakangan ini, ia kembali menggemparkan dunia per-sosmed-an. Namun kali ini bukan dengan ocehan bau nya yang berkonotasi negatif, melainkan dari hal yang bisa disebut positif. Hal itu tentang pengakuannya yang telah menerbitkan novelnya. Bener-bener sungguh Wow Dijah Yellow ini yang udah bisa menelurkan sebuah Novel. Gue bikin cerpen aja kaga jadi-jadi. Sungkem sama Dijah Yellow. Namun yang membuat dunia per-sosmed-an bergejolak bukan karena terbitnya Novel Dijah Yellow yang berjudul "Rembulan Love", melainkan harga yang ia terapkan sungguh mencengangkan. Seratus Empat Puluh Lima Rebu! Iya, Seratus Empat Puluh Lima Rebu gaes!! Karena harga yang membumbung tinggi selayaknya lonjakan harga sembako inilah yang berhasil menggoncang jagad per-sosmed-an. Sehingga terjadilah nyinyiran-nyinyiran yang ditujukan kepada dirinya.

"Orang gila mana yang mau membeli buku dengan cover seperti buku seri mewarnai anak TK dengan harga segitu." tulis seseorang disalah satu akun sosmednya.

Ada lagi, sebut saja Kamboja. Ia menulis, "Itu cover Novel atau bungkus gorengan?"

Dan masih banyak lagi sindiran-sindiran lainnya. Bahkan Si Ndiran pun ikut menuliskan sindiran kepada Dijah Yellow.

          Namun dibalik semua tindakan kontroversinya, dia tetaplah manusia seperti kita. Dia juga punya rasa dan punya hati. Jangan samakan dengan pisau belati. Etdah, malah nyanyi. Walaupun kicauannya mendeskripsikan bahwa si berkicau seperti mengalami gangguan jiwa. Namun kita harus sadar, tak ada satupun manusia di muka bumi ini yang sempurna. Apalagi di sosmed. Gue yakin, dibalik kelakuannya yang sering kita anggap kaga waras atau nyaris gila, pasti masih ada sisi positif yang dimiliki olehnya. Contoh kecilnya aja ke-alay-annya yang udah tingkat langit ke sembilan belas. Udah bukan langit ke tujuh lagi. Langit ketujuh mah lewat. Itu bisa dikategorikan sisi positifnya. Karena dengan ke-alay-annyalah yang membuat dirinya memiliki banyak follower disetiap akun sosmednya. Selain itu, apalagi ya? Sepertinya cuma itu deh, yang bisa ia banggakan. Tapi percayalah! Dibalik seonggok kotoran kerbau raga yang bernama Dijah Yellow, masih terdapat banyak sisi positif didalam dirinya. Mulai sekarang berhentilah menghujat Dijah Yellow. Karena seorang Dijah Yellow udah selayaknya kita lestarikan. Karena mungkin hanya tinggal 1 spesies makhluk seperti dia. Ingat! Dengan masih adanya Dijah Yellow dimuka bumi ini, itu tandanya kita masih bisa mem- bully.

#SaveDijahYellow

"Jangan hanya memandang orang dari sisi negatifnya. Tapi pandanglah orang dari sisi dompetnya, agar bisa mengenyangkan kita."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar